Sound Meter Level

Posted on

Sound Meter Level

Sound meter level adalah alat ukur yang digunakan untuk mengetahui ukuran kebisingan atau suara dengan melihat tekanan suara. Alat ini juga sering disebut sebagai pengukur tingkat tekanan suara, pengukur desibel, dan pengukur kebisingan.

Suara kemudian dievaluasi dalam meteran tingkat suara dan hasilnya akan ditampilkan pada layar meteran tingkat suara. Unit pengukuran yang paling umum untuk suara adalah desibel (dB). Namun, beberapa perangkat pengukur suara juga menentukan tingkat suara kontinyu (Leq) yang setara dengan satuan parameter lainnya.

Suara pada dasarnya adalah akumulasi energi yang berada di udara. Suara bergerak dalam bentuk gelombang tekanan sehingga dapat meningkat dan berkurang saat bergerak di udara. Jika suara 10 desibel lebih tinggi dari yang lain, berarti suara tersebut memiliki tekanan 10 kali lebih banyak. Oleh sebab itu, suara bervolume tinggi memiliki banyak tekanan gelombang energi sehingga dapat merusak gendang telinga.

Pengertian Sound Meter Level

Beberapa alat pengukur suara bias digunakan secara permanen guna mengetahui suara secara terus-menerus misalnya tempat kerja. Hal yang penting untuk dipertimbangkan ketika mencari pengukur suara yang cocok adalah jenis atau kelasnya. Jenis pengukur suara sebenarnya untuk menentukan keakuratan perangkat sesuai pedoman American National Standards Institute (ANSI) atau International Electrotechnical Commission (IEC).

Untuk penilaian suara yang sering dilakukan di laboratorium, meteran tingkat suara tipe 1 atau kelas 1 saja sudah cukup. Sedangkan untuk menilai kebisingan dalam aplikasi industri, komersial, pendidikan, rekreasi atau perumahan dasar membutuhkan meteran tingkat suara tipe 2.

Alat ini adalah alat pengukur elektronik yang digunakan untuk mengukur dan merekam tingkat tekanan suara. Perangkat ini sebagian besar digunakan untuk menentukan apakah suara suatu daerah aman atau tidak. Alat ini juga digunakan di lokasi konstruksi dan beberapa fasilitas manufaktur yang menghasilkan suara keras dalam jangka waktu yang lama. Stadion dan arena olahraga adalah contoh tempat yang juga memiliki meteran tingkat suara.

Kerasnya suatu suara tergantung pada siapa yang mendengarkan. Seorang anak muda yang bermain musik rock tidak berpikir musik mereka berisik, tetapi orang tua mereka punya pikiran lain. Dengan kata lain, seberapa keras suara adalah hal subjektif dan bukan sesuatu yang dapat diukur dengan mudah. Yang membuat suara terdengar lebih keras adalah jumlah energi yang dikeluarkan oleh sumber suara yang menyatu dengan tekanan di udara. Oleh sebab itu, intensitas suara adalah hal obyektif atau sesuatu yang dapat dengan mudah diukur.

Alat yang mengukur tingkat suara bekerja dengan menghitung tekanan gelombang suara yang bepergian melalui udara dari sumber kebisingan. Itu sebabnya Anda terkadang melihat mereka disebut sebagai meteran suara. Perangkat seperti ini memiliki pengukuran intensitas suara dalam satuan yang disebut desibel. Ini adalah skala yang pertama kali dirancang oleh pelopor telepon Alexander Graham Bell.

Fungsi Sound Meter Level :

Fungsi Sound Meter Level
@kucari.com

Sound meter level memiliki mikrofon di dalamnya, sama seperti alat perekam suara. Alat ini memiliki layar atau panggangan untuk melindungi membran atau kartrid yang bergerak di dalamnya. Ketika gelombang tekanan suara bertabrakan dengan membran, ini menyebabkan membran bergerak maju dan mundur di dalam alat. Membran kemudian menciptakan arus listrik. Semakin banyak membran bergerak, semakin banyak arus listrik yang dihasilkannya.

Meteran tingkat suara kemudian mengukur kekuatan arus listrik yang dihasilkan oleh membran dan mengubahnya menjadi tampilan angka. Karena sebagian besar alat ini digunakan untuk menentukan suara di area tertentu, penentuan level aman mungkin sedikit rumit. Hal ini dikarenakan beberapa suara mungkin tidak menyebabkan kerusakan pendengaran permanen jika hanya terpapar dengan sepersekian detik atau beberapa detik.

Karena itu, alat ini akan mengukur berbagai tingkat suara selama beberapa jam hingga beberapa hari. Kemudian menghitung volume rata-rata dari lokasi tertentu. Hal ini juga berguna untuk menyimpan informasi tentang suara maksimal yang boleh digunakan. Setelah perhitungan rata-rata dilakukan, pengukur suara dapat secara akurat menentukan keras suara. Hal ini akan menghasilkan jawaban apakah area yang tersebut memiliki suara yang dapat menyebabkan kerusakan pendengaran dalam waktu lama.

Jenis Jenis Sound Meter Level :

Jenis Sound Meter Level
@extech.com

Ada dua jenis alat untuk mengukur tekanan suara, yaitu kelas 1 dan kelas 2. Toleransi kelas 1 dan kelas 2 ini diperlukan sebagai cara untuk menghadapi variasi dalam suara. Variasi suara disebabkan oleh berbagai komponen elektronik yang digunakan di dalam suatu area. Kelas pengukur tingkat kebisingan ditentukan oleh standar internasional yang relevan. Alat ini ditentukan oleh Standar Internasional seperti IEC 61672-1: 2013 atau BS EN 61672-1: 2003.

Standar-standar ini menentukan berbagai kriteria akurasi, kinerja, dan kalibrasi yang kompleks dan harus dipenuhi agar sesuai dengan kerjanya. Dalam Standar, ada dua tingkat toleransi yang diijinkan dan ini dikenal sebagai kelas 1 dan kelas 2. Kelas 1 lebih akurat dibandingkan dengan kelas 2.

Pengukur suara kelas 1 sering disebut pengukur level tinggi dan pengukur level kebisingan kelas 2 adalah pengukur standart. Anda dapat menggunakan kelas 1 karena memiliki toleransi yang lebih sempit juga memiliki respons yang lebih akurat. Alat kelas 1 dapat mengukur suara pada frekuensi yang lebih luas daripada kelas 2. Oleh karena itu, kelas 1 dipandang lebih akurat daripada kelas 2. Jadi, dapat disimpulkan bahwa meteran kelas 2 memiliki toleransi yang lebih luas oleh sebab itu hasilnya kurang akurat.

Lihat juga: Cara Menggunakan anemometer untuk bidang Geofisika

Cara Menggunakan Sound Meter Level :

Cara kerja pengukur suara terlihat cukup sederhana. Alat ini memiliki tongkat runcing di bagian atas, yang merupakan mikrofon untuk mengambil sampel dalam mengukur suara. Antena ini menjauhkan mikrofon dari badan instrumen, memotong pantulan, dan memberikan pengukuran yang lebih akurat. Sirkuit elektronik mengukur suara yang terdeteksi oleh mikrofon. Bagian ini akan memperkuat dan menyaring ukuran suara dengan berbagai cara sebelum menampilkan pembacaan pada layar LCD digital.

Cara Kerja Sound Meter Level :

lat pengukur suara ini menggunakan mikrofon kondensor elektrik yang dipasang di ujung bagian. Output dari mikrofon ini dimasukkan ke dalam rangkaian filter, amplifier, integrator, dan sirkuit untuk menghasilkan pengukuran tingkat standar suara. Alat ini juga menggunakan mikrofon terarah, yang harus diarahkan ke arah sumber kebisingan.

Jika alat ini tidak beroperasi dengan baik, silahkan periksa terlebih dahulu apakah baterai sudah terisi penuh dan alat dalam kondisi menyala. Gunakan kabel untuk menghubungkan alat ke perangkat lunak pengumpulan data sehingga data dapat ditampilkan pada layar hasil.

Baca juga: Macam Macam dan Prinsip Kerja Neraca Ohaus

Sound meter level menjadi alat penting yang harus digunakan ketika ingin melihat tingkat kebisingan suara. Hal ini diperlukan agar para pekerja suatu area tidak mengalami gangguan pendengaran jika terlalu lama berada di area tersebut. Melakukan tes suara ini juga sebaiknya dilakukan berulang kali agar mendapat hasil yang akurat dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *