Neraca Ohaus

Posted on

Neraca Ohaus

Neraca Ohaus – Jika Anda sering belanja ke pasar tradisional, pasti Anda sudah sering menjumpai berbagai aktivitas pasar seperti menimbang di neraca Ohaus. Mulai dari memilih belanjaan, tawar menawar harga, hingga transaksi barang ada di sana. Setelah memilih belanjaan, utamanya bahan masakan tentu akan dilakukan proses penimbangan.

Proses penimbangan ini ditujukan untuk mengetahui berat bahan yang dibeli sehingga bisa ditentukan harganya. Berbicara tentang penimbangan, tentu pikiran Anda akan langsung tertuju pada sebuah benda yang bernama neraca. Neraca ini merupakan alat untuk mengukur berat atau massa benda.

Keberadaan neraca ini tentu sangat penting untuk beberapa profesi, utamanya yang berhubungan dengan jual beli. Neraca sendiri memiliki beberapa jenis yang memiliki fungsi yang berbeda. Salah satu jenis neraca yang memiliki ketelitian paling baik adalah Ohaus. Bagi, Anda yang belum tahu dan masih penasaran dengan detail neraca ini, silakan simak informasi berikut!

Pengertian Neraca Ohaus:

Neraca Ohaus adalah salah satu alat ukur massa benda yang memiliki ketelitian 0,01 gram. Prinsip kerja dari neraca ini sebenarnya hanya sekadar membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan. Kemampuan pengukuran dari neraca ini dapat diubah dengan cara menggeser posisi anak timbangan sepanjang lengan neraca. Anak timbangannya, berada pada neraca ini sendiri.

Anak timbangan ini dapat digeser menjauh atau mendekati poros neraca sesuai kebutuhan pengguna. Massa benda yang diukur dapat diketahui dari penjumlahan masing-masing posisi anak timbangan setelah neraca dalam keadaan seimbang. Neraca jenis ini dipercaya memiliki ketelitian yang lebih baik daripada neraca-neraca lainnya.

Jenis-Jenis Neraca Ohaus :

Jenis Jenis Neraca Ohaus
@fisikabc.com
  1. Ohaus Digital.
  2. Ohaus Dua Lengan.
    Ohaus jenis ini memiliki dua lengan, yang mana lengan depan terdapat satu anting logam yang digeser-geser dari 0 hingga 100 gram. Selain dua lengan, neraca ini juga memiliki dua macam skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama meliputi angka 0 sampai 9 gram. Sedangkan skala nonius meliputi angka 0 sampai 0,9 gram. Pada neraca ini, skala satuan dan 1/100-nya digunakan dengan diputar, tapi skala ratusan dan puluhan dapat digunakan dengan digeser. Komponen yang terdapat pada neraca ini meliputi lengan depan, lengan belakang, penggeser anak timbangan, sistem magnetik, vanier, dan kait.
  3. Ohaus Tiga Lengan.
    Ohaus tiga lengan merupakan neraca yang memiliki nilai skala dari yang besar sampai ketelitian 0,01 gram yang dapat digeser. Neraca ini terdiri dari tiga lengan yang masing-masing punya ketelitian berbeda. Lengan bagian depan memiliki anting logam yang dapat digeser dengan skala 0 hingga 10 gram.
    Masing-masing itu terdiri dari 10 skala tiap skala 1 gram. Sehingga skala terkecilnya adalah 0,1 gram. Lengan bagian tengah memiliki anting lengan yang dapat digeser tiap skala 100 gram, dengan skala 0 hingga 500 gram. Sedangkan lengan belakang memiliki anting lengan yang dapat digeser tiap skala 10 gram, dari skala 0 hingga 100 gram.
  4. Empat Lengan.

Fungsi Neraca Ohaus:

Fungsi Neraca Ohaus adalah untuk mengukur massa benda atau logam yang digunakan dalam praktik laboratorium. Kapasitas beban maksimal yang bisa ditimbang dengan menggunakan neraca ini adalah 311 gram. Dengan ketelitian yang sangat detail, hasil pengukuran dari neraca ini dijamin lebih terpercaya. Tak heran jika neraca ini sering digunakan untuk mengukur masa suatu benda atau logam dalam laboratorium. Selain digunakan untuk keperluan laboratorium, neraca ini juga biasa digunakan oleh farmasi untuk menimbang obat-obatan dan juga menimbang logam emas.

Harga neraca jenis ini biasanya lebih mahal daripada neraca lainnya. Hal ini dikarenakan memang neraca ini memiliki ketelitian luar biasa. Dengan neraca ini Anda bisa menimbang benda yang berukuran hingga 1 miligram. Selain lebih detail, kalibrasi neraca ini juga perlu dilakukan secara berkala. Hal itu dilakukan agar neraca tidak mudah rusak dan tetap bisa menunjukkan hasil pengukuran yang paling akurat.

Lihat juga: Pengertian Lux Meter Beserta Cara Menggunakannya

Bagian-bagian Neraca Ohaus:

Bagian Bagian Neraca Ohaus
@ebiologi.net

Ohaus ini memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi yang berbeda, bagian-bagian tersebut adalah:

  1. Tempat beban.
    Digunakan untuk meletakkan benda yang akan diukur.
  2. Tombol kalibrasi.
    Berfungsi untuk mengalibrasi neraca ketika neraca tidak digunakan untuk mengukur.
  3. Lengan neraca
    Lengan ini berfungsi untuk meletakkan anting atau pemberat pada neraca.
  4. Anting atau pemberat yang diletakkan pada masing-masing lengan dan dapat digeser-geser, berfungsi sebagai penunjuk hasil pengukuran.
  5. Titik 0 atau garis kesetimbangan.
    Berfungsi untuk menentukan titik kesetimbangan.

Cara Menggunakan Neraca Ohaus:

Beberapa langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pengukuran terhadap suatu benda dengan Ohaus neraca:

  1. Putar sekrup yang berada di bagian atas piringan neraca ke kiri kanan ke kiri, posisi dua garis pada neraca sejajar. Hal ini dilakukan untuk mengalibrasi neraca yang akan digunakan untuk menimbang.
  2. Letakkan benda yang akan diukur massanya pada tempat beban dalam neraca.
  3. Geser skala mulai dari yang skala besar. Jika panahnya sudah berada di titik setimbang 0, bergantian ke skala kecil.
  4. Jika dua garis sejajar dalam neraca sudah seimbang, maka hasil pengukuran sudah dapat dibaca.

Jika Anda belum berpengalaman dalam menggunakan neraca jenis ini, ada baiknya Anda meminta bimbingan atau dampingan dari orang lain yang lebih ahli. Karena penggunaan neraca ini memang cukup rumit sehingga memerlukan ketelitian dan ketelatenan agar bisa melakukan pengukuran dan pembacaan hasil pengukuran dengan baik.

Cara Kerja Neraca Ohaus:

Ohaus bekerja dengan menggunakan asas kesetimbangan benda tegar, lebih tepatnya dengan menggunakan prinsip momen gaya. Secara sederhana, neraca ini terdiri atas 3 bagian pokok, yaitu lengan beban, titik tumpu, lengan pemberat. Torsi atau momen gaya merupakan hasil kali antara lengan gaya dan gaya yang arahnya tegak lurus. Biasanya, gaya yang memiliki lengan tegak lurus adalah gaya berat benda (wBenda) dengan gaya berat pemberat (wPemberat). Jika sistem dalam keadaan setimbang maka:

  • Torsi benda = Torsi pemberat
  • Lengan beban x berat beban = lengan pemberat x berat pemberat
  • RB x wB = RP x wP
  • RB x mB x g = RP x mP x g
  • mB = (RP x mP)/RB

Rumus tersebut yang menjadi prinsip kerja neraca Ohaus. Jadi, sebelum Anda mengoperasikan neraca Ohaus, Anda harus bisa memahami rumus di atas.

Lihat juga: Penjelasan Lengkap Mikrometer Sekrup

Nah, itu tadi beberapa informasi dan review mengenai salah satu jenis neraca, yaitu neraca Ohaus. Bagi Anda yang memiliki kesibukan di laboratorium, maka Anda wajib sekali memiliki neraca yang satu ini. Harga neraca ini pun juga sangat beragam tergantung jenFis, kualitas dan ukuran dari timbangan tersebut. Biasanya, semakin baik kualitasnya, maka semakin tinggi pula harganya. Untuk bisa memperoleh neraca ini, Anda bisa memilih toko terpercaya. Pastikan Anda mengetahui cara pakainya, agar nanti tidak kebingungan setelah membeli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *