Dial Indikator

Posted on
Dial Indikator

Dalam bidang pekerjaan bengkel otomatis pasti sudah tidak asing mendengar kata dial indikator. Perangkat mekanis ini juga disebut dengan dial gauge yaitu perangkat yang terdiri dari pinion, roda gigi dan tuas.

Dial gauge termasuk perangkat fleksibel yang dapat diaplikasikan pada banyak bidang yang berbeda seperti industri, penelitian, serta berbagai pekerjaan pengukuran. Alat ini memungkinkan pengguna untuk melihat beragam parameter seperti suhu, kelembaban, getaran, dan lainnya.

Fungsi Dial Indikator

Fungsi Dial Indikator adalah untuk mengukur tingkat kerataan suatu material atau produk dengan ketelitian yang sangat tinggi untuk dilakukan pengerjaan perkakas seperti bubut, frais dan sekrap. Apakah Anda tahu bagaimana jarak linier kecil pada suatu benda bisa terukur secara akurat? Instrumen yang sering digunakan dalam mengukur jarak linier kecil adalah pengukur dial.

Dalam proses industri dial gauge sudah tidak asing, namun perangkat mekanis ini juga penting pada manufaktur. Perangkat ini digunakan pada pemeriksaan konsistensi dan akurasi dalam berbagai proses manufaktur apa pun.

Hasil dari proses pengukuran tergantung pada keakuratan proses itu sendiri, sehingga memantau akurasi sangat penting dilakukan. Selain itu, dial gauge juga dimanfaatkan pada pengaturan awal atau kalibrasi mesin. Oleh karenanya, setiap pekerjaan yang butuh pengukuran presisi, maka dial gauge pasti yang akan dipilih.

Macam Macam Indikator Dial

Dial indikator sebagai instrumen pengukuran ini dinamai sebagaimana desainnya yang mirip layaknya sebuah jam. Perangkat ini terdiri angka yang disusun melingkar di mana dial akan menunjuk ke salah satu angka tersebut. Beberapa jenis indikator dibedakan oleh faktor-faktor seperti ukuran, metode koneksi dan bagaimana informasi ditampilkan pada dial. Nah, simak ulasan tipe dial berikut ini:

  • Balance Reading Dial Indicators.
  • Reversed Balance Dial Indicators.
  • Continuous Dial Indicators.
  • Reverse Continuous Dial Indicators.
  • Prelinger Dial Indicators.
  • Lever Dial Indicators.
  • Test Dial Indicators.

Bagian Utama Dial Indikator

Untuk memahami bagaimana indikator dial bekerja, penting untuk mengetahui komponen utama dan bagaimana setiap bagian pada perangkat ini berfungsi. Berikut ini adalah komponen utama yang wajib Anda tahu fungsinya:

  • Jarum Penunjuk.
    Ketika bagian plunger atau ujung dial mengalami tekanan oleh benda kerja, maka nilai pengukuran akan muncul. Hasil ukur ini terlihat dari angka tempat dimana jarum penunjuk berhenti. Karena dial gauge memiliki dua skala, maka jarum penunjuk berukuran lebih pajang dengan 100 garis skala.
  • Jarum Penghitung Putaran.
    Selain jarum penunjuk, dial gauge juga memiliki jarum penghitung putaran atau disebut juga skala revolusi. Dari segi ukuran, jarum penghitung putaran berukuran lebih kecil. Ketika jarum penunjuk tepat melakukan satu kali putaran dari nol sampai nol, maka jarum ini akan menunjuk ke angka 1 sebagai penanda dengan nilai ukuran 1 mm.
  • Plunger.
    Plunger atau spindle adalah bagian yang akan bergerak tegak lurus terhadap benda kerja yang sedang diuji. Posisi sebelum dan sesudah plunger diberikan beban berpengaruh pada besarnya jarak penyimpangan untuk mengetahui hasil akhir pengukuran. Selain itu, plunger juga disebut dengan bidang sentuh pada dial gauge.
  • Outer Ring.
    Bagian selanjutnya yang berperan penting untuk mendapatkan hasil ukur presisi yaitu outer ring. Proses kalibrasi atau mengatur skala jarum panjang tepat di angka nol adalah fungsi dari komponen ini. Posisi angka nol tergantung pada posisi mana yang dikehendaki oleh pengguna ketika proses mengukur benda kerja.
  • Stem.
    Bagian yang berfungsi sebagai tempat naik turunnya spindel.
  • Spindel.
    Bagian input data dari plunger ke dial indikator
Bagian Bagian Dial Indikator
@wikimedia

Prinsip Kerja Dial Indikator

Setiap perangkat mekanis memiliki sistematika kerja yang sudah disusun sedemikian rupa. Dial gauge terbagi dalam dua kategori yaitu prinsip kerja gear pinion dan sistem lever, berikut penjelasannya:

  • Prinsip Gear Pinion.
    Prinsip kerja gear pinion memadukan hasil gerakan pluger yang dikonversikan dengan pembacaan skala jarum panjang. Plunger tersusun linier yang mana setiap roda gigi terhubung satu dengan lainnya. G1 atau roda gigi yang bertautan dengan P1 atau pinion berperan pada peningkatan akurasi. Sementara P3 terhubung dengan jarum panjang dan berpengaruh pada hasil ukur.
  • Prinsip Lever atau Tuas.
    Prinsip mekanisme tuas termasuk sistem yang cukup sederhana dari dial gauge. Tuas tunggal dan indikator terhubung secara langsung dan diputarkan pada titik tertentu. Meskipun terbilang sederhana, prinsip tuas kurang sesuai diterapkan pada indikator dial tingkat majemuk yang terkonsentrasi pada satu titik.

Cara Menggunakan Dial Indikator

Dial guage dirancang memberikan hasil pengukuran yang akurat, namun Anda juga harus tahu cara pengaturan kalibrasi dengan benar. Nah, ada beberapa langkah yang harus Anda patuhi pada pengoperasian instrumen ini, berikut ulasannya:

  • Pemasangan Batang Penyangga.
    Pertama, pastikan memasang batang penyangga ke bagian dial gauge dengan benar. Kemudian atur baut penguncian sehingga perangkat tidak akan berpindah posisi selama proses pengukuran.
  • Pengecekan dan Pengaturan Akurasi.
    Kedua, benda kerja diletakkan dengan posisi alat tegak lurus hingga spindle sedikit tertekan. Kemudian perhatikan komponen outer ring yang berfungsi untuk pengecekan dan pengaturan akurasi. Putar outer ring searah jarum jam atau berlawanan arah sampai jarum skala utama tepat menunjukkan angka nol.
  • Proses Pengukuran.
    Ada tiga pilihan metode pengukuran yang bisa Anda gunakan. Pertama, benda kerja yang diubah posisi, sementara perangkat tetap pada posisi diam. Kedua, perangkat yang berubah posisi, benda kerja tetap pada posisi diam. Ketiga benda kerja diputar, sementara perangkat tetap pada posisi diam.
Cara Menggunakan Dial Indikator
@queenslandbearings.com.au

Baca juga : 18 Perlengkapan Mesin Frais Yang perlu Anda ketahui

Cara Membaca Dial Indikator

Akurasi pengukuran juga dipengaruhi oleh bagaimana Anda membaca hasil pengukuran. Pada dial gauge sendiri terdapat 2 skala pengukuran. Berikut ini penjelasan sederhananya:

  • Dial Indikator mm.
    Cara membaca model dial ini yaitu setiap terjadi 1 putaran penuh oleh jarum panjang, maka akan menggeser 1 strip dari jarum pendek yang memiliki nilai 1 mm. Nah, untuk mendapatkan putaran penuh harus melalui 100 dengan nilai 0,01 mm.
  • Dial Indikator inch.
    Sementara cara membaca pengukuran dial dengan satuan inch tidak ada perbedaan. Dari satu putaran penuh jarum panjang akan menggeser satu strip dari jarum pendek yang memiliki nilai 1 inch. Jadi, setiap 1 strip skala dial gauge inch memiliki nilai 0,01 inch.

Tingkat Ketelitian Dial Indikator

Berdasarkan prinsip kerja dial gauge, perangkat ini bekerja dengan perubahan spindle yang berpengaruh pada putaran jarum penunjuk. Tingkat akurasi dial gauge berada di angka 0,0001 mm yang didapatkan dari skala pergerakan jarum penunjuk setiap satu kali putaran penuh.

Perawatan Dial Indikator

Poin penting yang harus diperhatikan pada bidang kerja apa pun adalah keamanan dan keselamatan mengikuti petunjuk operasional. Nah, untuk dial gauge sendiri harus dijaga agar tetap bersih dari debu dan kotoran, serta disimpan dengan suhu ruangan 20°C. Cara penyimpanan ini disarankan agar tidak ada kerusakan pada perangkat. Selain itu, untuk menjaga skala pengukuran tetap presisi, jangan sampai perangkat ini terjatuh atau terbentur dengan keras.

Kalibrasi

Setiap alat ukur mempunyai batas kemampuan akurasi dalam beberapa periode penggunaan, sehingga jika Anda juga wajib melakukan kalibrasi berkala alat tersebut agar akurasi tetap terjaga. Untuk Proses kalibrasi dapat Anda lakukan sendiri atau dapat memanggil perusahaan yang mendapat lisensi untuk kalibrasi.

Demikianlah artikel terkait dial indikator mulai dari fungsi, jenis, bagian utama dan prinsip kerja. Semoga sedikit ulasan di atas membantu Anda memahami alat ukur reloading ini dengan lebih baik. Prinsip kerja sederhana membuat siapa pun dapat menggunakan indikator dial dan risiko mekanis pada perangkat juga sangat rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.