Las MIG

Posted on
Las MIG

Las MIG – Teknologi Pengelasan semakin berkembang, mulai dari sistem yang manual, semiotomatis, otomatis dan robotic. Memang perkembangan teknologi di dunia sangat mempengaruhi juga industri di bidang pengelasan.

Perkembangan ini sangat membantu para pelaku industri konstruksi, perkapalan maupun dunia otomotif. Mulai dari jenis pengelasan yang menggunakan jenis pelindung flux dan menggunakan gas atau mixing keduanya. Salah satu yang umum digunakan di dunia Industri khususnya material tahan karat adalah pengelasan MIG. Pada kesempatan ini pengelasan.net akan berbagi dengan Anda tentang Pengelasan Metal Inert Gas.

Pengertian Las MIG :

Las MIG adalah pengelasan Metal Inert Gas atau proses pengelasan yang menggunakan gas inert atau mulia (Argon dan Helium) sebagai gas pelindungnya. Pengelasan ini sama dengan proses pengelasan GMAW, namun istilah MIG ini lebih umum digunakan untuk wilayah Eropa. Sedangkan GMAW lebih ke wilayah Amerika.

Peralatan Las MIG

Peralatan Mesin Las MIG
@niagamas.com

Untuk perlengkapan las Metal Inert Gas juga sama dengan GMAW, berikut ini daftarnya.

  1. Mesin Las.
    Peralatan yang digunakan untuk mengkonversi energi listrik menjadi energi panas.
  2. Earth Clamp.
    Kabel yang menghubungkan antara mesin las ke benda kerja, kabel ini juga sering disebut dengan kabel massa.
  3. Gas Tube.
    Selang yang menghubungkan dan mengalirkan gas dari tabung ke welding gun yang nantinya akan keluar saat proses pengelasan berlangsung sebagai gas pelindung dari logam las yang mencair.
  4. Torch Handle atau Welding Gun.
    Dipegang oleh welder dan digunakan untuk mengelas, dari welding gun ini dapat digunakan untuk on/off untuk keluarnya kawat dan on/off saat melakukan proses pengelasan.
  5. Peralatan untuk wire roll seperti Catalisator, Hose Clamp, dan Spin Roll Wire
  6. Tabung Gas.
    Sebagai penyimpan gas pelindung yang nantinya akan disalurkan melalui selang ke welding gun.
  7. Regulator.
    Digunakan sebagai pengatur aliran gas yang keluar untuk proses pengelasan.
  8. Wire Feeder.
    Alat yang digunakan untuk tempat roller kawat las, selain itu di wire feeder ini terdapat juga pengatur arus atau kecepatan kawat yang keluar dari welding gun dan voltase. Untuk saat ini, mesin las Metal Inert Gas ada yang wire feedernya terpisah dan ada juga yang jadi satu dengan mesin.

Gas Pelindung Las MIG :

Karena jenis pengelasan yang menggunakan gas mulia, maka jenis gas pelindungnya adalah

  • Argon (Ar).
  • Helium (He).
  • Campuran Argon dan Helium.

Jenis filler metal pengelasan MIG :

Filler metal yang digunakan harus sesuai dengan material yang akan dilakukan pengelasan, berikut beberapa filler metalnya.

  • ER308L dan ER308LSi.
    Untuk pengelasan material tipe 301, 302, 304, 305, dan 308.
  • ER309L.
    Untuk mengelas stainless steel tipe 309.
  • ER4043
    Mengelas Alummunium grade 2014, 3003, 3004, 4043, 5052, 6061, 6062 and 6063.
  • ER5356
    Untuk mengelas Alumunium grade 5050, 5052, 5056, 5083, 5086, 5154, 5356, 5454, 5456.

Parameter Las Metal Inert Gas :

  • Wire Feed Speed.
    Kecepatan keluarnya filler metal, kita harus menyesuaikan kecepatan ini dengan travel speed pengelasan yang dilakukan.
  • Voltase.
    Berpengaruh terhadap profil pengelasan, mulai dari lebar lasan dan tebal lasan.
  • Arus.
    Arus pada las MIG berbanding lurus dengan kecepatan pada wire feeder.
  • Metal transfer
  • Shielding Gas.
    Terdapat dua jenis gas pelindung yaitu Argon, Helium dan Campuran keduanya.

Perbedaan Las MIG dan MAG :

  • MIG singkatan dari Metal Inert Gas, sedangkan MAG adalah Metal Active Gas.
  • MIG gas pelindungnya Ar, He dan campuran Ar dan He, sedangkan MAG gas pelindungnya gas CO2 campuran dengan Ar.
  • MIG lebih sering digunakan untuk pengelasan material tahan karat seperti stainless steel, aluminium dan lainnya. Sedangkan untuk las MAG lebih sering digunakan untuk pengelasan baja kabon.

Keunggulan Las MIG :

  • Tidak menghasilkan kerak karena tidak menggunakan flux sebagai pelindung.
  • Tidak memerlukan pembersihan yang berlebih setelah proses pengelasan.
  • Proses pengelasan lebih efisien dan cepat dibanding SMAW karena tidak perlu sering mengganti elektroda atau filler metal.

Kekurangan las MIG :

  • Persiapan dan set up parameter pengelasan lebih rumit dibanding smaw.
  • Harga mesin las MIG lebih mahal dibandingkan SMAW.
  • Proses pengelasan mahal dibandingkan Las MAG karena jenis pelindungnya gas mulia.
  • Kadang terjadi burn back saat mengawali pengelasan.

Teknik Pengelasan MIG :

Teknik Pengelasan MIG
@builder.id

Dalam melakukan pengelasan dengan menggunakan mesin las metal inert gas sama dengan proses gmaw, untuk material aluminium dan stainless steel ini untuk pembersihannya menggunakan wire brush khusus atau cairan pembersih, untuk tekniknya berikut ini dapat Anda coba.

  • Memegang Welding Gun.
    Untuk memegang welding Gun ibu jari memegang bagian punggung, jari telunjuk memegang tombol on/off. jari tengah, jari manis dan kelingking mengikuti di belakangnya.
  • Mengelas Posisi datar Butt Joint dan Rigi Rigi.
    Sudut welding Gun yang searah dengan pengelasan sebesar 70-80 derajat, sedangkan sisi lainnya 90 derajat. Anda dapat melihat gerakannya pada gambar no 2 dan 3.
  • Mengelas Fillet Weld.
    Untuk mengelas sambungan Tee Joint atau fillet weld, sudut kemiringan dari welding gun adalah 45 derajat dan yang searah dengan pengelasan sudutnya 70-80 derajat, hal ini bertujuan agar busur tetap berada di depan filler metal.

Artikel tentang Las MIG atau Metal Inert Gas di atas semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan Anda. Jika ada hal yang ingin di dislusikan silahkan isi di kolom komentar.

4 comments

    1. Bisa Pak digunakan untuk mengelas gergaji bandsaw, namun hasil sambungan kurang maksimal. Untuk mengelas mata gergaji bandsaw ada alatnya sendiri Pak, atau bapak bisa pakai las TIG saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *